Menulis Di Platform Yang Sesuai

 

Saya termasuk orang yang lebih seneng menulis dibanding foto atau video, makanya sampe sekarang akun Instagram saya relatif sepi dan Tiktok bahkan belum punya akunnya.

Dulu hobi chitchat di Twitter (enggak usah nyebut X, kayaknya aneh saja rasanya..hehe) dan sekarang ada platform yang bisa memfasilitasi untuk menulis yaitu Threads (Di Threads ternyata hasilnya bagus dan memuaskan buat saya..nanti saya ceritakan lebih lengkapnya)

Sebenarnya ada lagi yaitu Linkedin tapi di Linkedin rasanya kok masih belum punya ilmu.

Dulu sempat mau menulis perjalanan membuat startup terus berganti membahas tentang saham (tapi lama-lama malah jadi kaya sampah..cek aja di akun Linkedin saya Ahmad Muttaqin terus scroll-scroll nanti ketemu sampahnya), terus cuma repost postingan yang saya suka terutama dari Pak Chairil Widjono

Dan momen yang membuat akhirnya postingan ini muncul adalah postingan dari Mas Iqbal Hariadi disini Buat profesional sibuk: Tinggalin Instagram. Lupakan Tiktok. 

Ini sekilas isi postingannya (Ijin nyuplik ya mas Iqbal)

Buat profesional sibuk: Tinggalin Instagram. Lupakan Tiktok.

Kalo kamu:

→ Punya goal buat bangun personal branding
→ Personal brandingnya untuk kebutuhan profesional (karir, income, dll)
→ Kamu udah sibuk kerja dan ngurus keluarga
→ Ga suka/terbiasa/nyaman dengan tampil-tampil

Maka udahlah, ga usah main instagram dan tiktok.

Fokus aja di konten tulisan.
Fokus di platform Linkedin.
Bahas topik yang memang kamu kuasai: bidang kerja kamu.

Ga usah mikir macem-macem, cukup menulis tentang tiga hal:
1. Apa yang kamu tahu (knowledge)
2. Apa yang pernah kamu kerjakan (experience)
3. Siapa yang kamu kenal (network)

Bonus method: tambahkan Threads buat tempat “nge-gym”

Saya seperti menemukan aha momen untuk ayo..ayo menulis di Linkedin yang rutin dan lahirlah tulisan ini.

Saya masih berharap bisa konsisten sih tapi kita coba dulu ya.

Disini saya hanya ingin membahas terkait menulis di Threads.

Saya mempunyai akun Threads atau lebih nyamannya disebut saya founder akun Dividen Investing ID

dividen investing threads

Akun ini saya teruskan (diteruskan karena dibuatnya sudah lama dan saya lupa kapannya) mulai Mei 2025 karena berbagai hal yaitu (biar kaya tulisan ilmiah)

1. Kehabisan modal saat membuat startup Vista yaitu manajemen dokumen untuk dosen

2. Adanya efisiensi dari pemerintah (jujur waktu itu April 2025 saya menutup Vista karena ada efisiensi ini dan saya takut saya kena imbas)

3. Mendapat inspirasi dari Pak Chairil Widjono terkait customer segment (Jadi saya sedikit paham terkait saham dan investasi seperti value investing dll dan mempunyai website https://stockguide.id, tapi saya perlu customer segment yang saya bisa menjadi top of mind saat membahasnya dan ketemulah dividen investing ini)

4. Kebutuhan saya sendiri terkait konsep dividen investing karena di pekerjaan, saya tidak ada uang pensiun bulanan layaknya PNS jadi kudu menyiapkan sendiri dan dividen investing menurut saya jalan terbaik yang bisa saya kejar (ilmunya sudah ada tinggal eksekusinya)

Dan ternyata banyak orang yang tertarik mempelajari dividen investing.

Akhirnya setelah membuat akun Threads di atas saya juga membuat websitenya yaitu https://divideninvesting.id dengan tagline Platform Belajar Dividen Investing Saham Indonesia.

Tidak cuma sampai disitu, saya akhirnya juga membuat Komunitas Dividen Investing ID yaitu komunitas yang isinya adalah orang-orang yang ingin mempersiapkan uang pensiun melalui jalan dividen investing. (Komunitasnya berbayar ya). Hehehe (Jadi pengen nyolek Pak Herry Fahrur Rizal terkait komunitas nih…ijin ya Pak)

Jadi sekali dayung 2 sampai 5 pulau terlampaui

1. Punya media untuk bercerita tentang dividen investing

2. Punya komunitas yang sejalan dengan visi saya untuk mempersiapkan pensiun

3. Komunitasnya bisa menambah income buat saya

Sebagai penutup saya ingin mengucapkan terima kasih sekali lagi untuk 

mas Iqbal atas postingannya sehingga postingan ini lahir

Pak Charil atas inspirasi customer segmentnya

Pak Herry atas postingan-postingan terkait komunitasnya

Tunggu tulisan lanjutannya ya

Bantul, 08 Agustus 2026

07:36

Rumah